Waspadai Gejala Gagal Jantung

Kkesar –¬†Gagal jantung adalah suatu kondisi yang terjadi ketika jantung tidak dapat memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan metabolik (suplai tidak sama dengan permintaan) atau saat jantung hanya dapat berfungsi saat tekanan pengisian (pengisian ventrikel) ditingkatkan. Gagal jantung juga merupakan stadium akhir (stadium akhir) dari semua penyakit jantung, termasuk aterosklerosis koroner, infark miokard, kelainan katup jantung, dan kelainan bawaan. Jika tidak ditangani, itu akan menyebabkan kematian dalam beberapa menit. Menurut dr laser, gagal jantung adalah kumpulan tanda dan gejala akibat kelainan jantung yang tidak normal.

Tanda dan gejala gagal jantung

Gagal jantung dapat dikenali dari gejala dan tanda-tandanya, antara lain sesak napas (sesak napas) saat beraktivitas, sulit berbaring, bangun karena kesulitan bernapas di malam hari, kaki bengkak. Gagal jantung bisa menjadi akut, misalnya setelah serangan jantung, atau akibat pemburukan gagal jantung kronis. Banyak hal yang menjadi penyebab penyakit ini. Seringkali karena serangan jantung, tekanan darah tinggi atau masalah dengan katup jantung. Sesak nafas yang terjadi pada penderita gagal jantung biasanya akan dirasakan penderita saat beraktivitas dan berbaring. Bahkan tak jarang penderita mengalami sesak napas yang parah saat beristirahat di malam hari. Oleh karena itu, mereka harus duduk saat mengalaminya untuk mengurangi gejala.

Sedangkan gejala kaki bengkak dialami secara perlahan dan tidak hilang dengan cara mengangkat kaki atau di pagi hari. Setiap penderita gagal jantung memiliki gejala yang berbeda-beda. Oleh karena itu, Anda harus memeriksakan diri ke dokter jika Anda sudah mengalami gejala tersebut untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan pengobatan yang tepat.

Perhatikan gejalanya dan ikuti petunjuk dokter

Sebagai tindakan pencegahan, seseorang yang tiba-tiba merasa sesak nafas harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Dokter akan mengurangi beban jantung terlebih dahulu dengan memberikan obat (sering buang air kecil). Dengan cara ini, kapasitas pemompaan jantung berkurang. Artinya jika cairan berkurang maka beban kerja jantung akan berkurang. Selain itu, pasien akan diberikan obat-obatan seperti vasodilator dan beta-blocker. Aritmia jantung pada penderita gagal jantung sangat berbahaya. Detak jantung tiba-tiba bisa sangat cepat sehingga tidak bisa memompa darah ke otak. Itu bisa mematikan. Ada beberapa hal berbeda yang harus diperhatikan pasien. Yakni, waspadai gejalanya dan harus patuh pada petunjuk dokter.

Hal terpenting yang harus diketahui adalah pasien harus langsung ke ruang gawat darurat (IGD) jika mengalami gejala tersebut. Karena di IGD ini dapat diketahui pasien mana saja yang termasuk dalam kategori gagal jantung, sehingga pola pengobatannya disesuaikan dengan pengobatan yang diberikan. Perhatikan bahwa beberapa pasien yang menderita penyakit ini perlu menggunakan obat seumur hidup.

Skrining gagal jantung di Rumah Sakit

Di rumah sakit, pasien bisa diperiksa dengan ekokardiografi. Dimana ekokardiografi adalah metode yang paling berguna untuk mengevaluasi disfungsi sistolik dan diastolik. Konfirmasi diagnosis gagal jantung dan / atau disfungsi jantung dengan ekokardiografi sangat penting dan dilakukan sesegera mungkin pada pasien dengan dugaan gagal jantung. Gagal jantung terbagi dua, yaitu kronis dan akut. Pada gagal jantung kronis, gejala berkembang secara bertahap dan seiring waktu. Sedangkan gejala gagal jantung akut berkembang pesat. Bagi orang-orang dengan keluhan seperti tersebut di atas, mereka harus menyelidiki. Karena tanpa disadari, gagal jantung bisa menyerang. Lakukan pemeriksaan jantung untuk mengurangi kejadian penyakit jantung atau untuk mengobati pengobatan jantung koroner dan stroke. Untuk pencegahannya rumah sakit akan memfasilitasi pemeriksaan fisik jantung dengan alat tes treadmill jantung, EKG (elektrofisiologi), pemeriksaan jantung elektrofisiologi